Mataram – Poltekkes Kemenkes Mataram menerima kunjungan tim expert dari Japan International Cooperation Agency (JICA) dalam rangka pelaksanaan Pelatihan Teori Kaigo yang bertujuan mendukung pengembangan kurikulum pendidikan kesehatan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan pelayanan kesehatan di Jepang.
Kedatangan tim JICA disambut langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Mataram, Irfan, SKM., M.Kes, didampingi Wakil Direktur III, Kasubbag Administrasi Umum (ADUM), dan Kasubbag Administrasi Akademik (ADAK).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kerja sama internasional sekaligus pengembangan kapasitas institusi dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai standar dan kebutuhan layanan kesehatan global, khususnya di Jepang yang saat ini memiliki kebutuhan tinggi terhadap tenaga kesehatan dan caregiver (Kaigo).
Melalui pelatihan yang diberikan oleh para expert JICA, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar Kaigo, budaya kerja, etika pelayanan, serta kompetensi yang dibutuhkan dalam sistem perawatan lansia di Jepang. Materi tersebut menjadi masukan penting dalam proses pengembangan dan penyesuaian kurikulum pembelajaran di Poltekkes Kemenkes Mataram agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja internasional.
Direktur Poltekkes Kemenkes Mataram menyampaikan apresiasi atas dukungan JICA dalam penguatan kualitas pendidikan kesehatan melalui transfer pengetahuan dan pengalaman dari para ahli Jepang. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi dan daya saing global.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Poltekkes Kemenkes Mataram dalam mendukung program internasionalisasi pendidikan, memperluas peluang kerja lulusan, serta memperkuat keterkaitan antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja di tingkat internasional.
Melalui sinergi yang terus dibangun bersama JICA dan berbagai mitra internasional lainnya, Poltekkes Kemenkes Mataram berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan kesehatan yang berkualitas, relevan, dan responsif terhadap perkembangan kebutuhan tenaga kesehatan global.













Tinggalkan komentar