Selasa 20 Februari 2024, Poltekkes Kemenkes Mataram menggelar kegiatan Pendampingan Persiapan Pembangunan Fisik Gedung Pendidikan dan Laboratorium Terpadu bertempat di Aula lt. 2 Gedung Direktorat Poltekkes Kemenkes Mataram.
Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Mataram bapak Dr. dr. Yopi Harwinanda Ardesa, M.Kes, menghadirkan narasumber dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Kejaksaan Tinggi Prov. NTB, Dinas PUPR Prov. NTB, BPKP Prov. NTB, dan Kantor DJPB Prov. NTB.
Dalam sambutannya Direktur Poltekkes Kemenkes Mataram menyampaikan bahwa Lulusan poltekkes sampai hari ini masih mendominasi sebagai tenaga kesehatan di NTB. Demi menjaga sekaligus meningkatkan kualitas lulusan maka diperlukan salah satunya dukungan sarana dan prasarana yang sesuai kebutuhan. Pembangunan gedung pendidikan dan laboratorium terpadu sangat dibutuhkan mengingat saat ini sarana prasarana khususnya gedung merupakan gedung yang dibangun pada awal tahun 1990an yang peruntukannya untuk pendidikan sekolah menengah walau sudah dimodif dan inovatif tetap saja tidak memenuhi kebutuhan dan daya tampung.
Pada tahun ini direncanakan pembangunan gedung 4 lantai dan akan dilanjutkan menjadi 7 lantai pada tahun 2026. Mohon dengan sangat bergotong royong untuk bekerja sama untuk pembangunan ini agar perkuliahan tetap lancar.
Narasumber memaparkan seluruh materi terkait persiapan pembangunan fisik baru gedung pendidikan dan laboratorium terpadu, mulai bapak Slamet Santoso dari KPKNL menyampaikan materi tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemusnahan dan Penghapusan Barang Milik Negara, mengingat akan ada penghapusan pada lahan pembangunan gedung baru.
Proses tahapan mulai dari tender Manajaemen Konstruksi sampai pembangunan fisik gedung dipaparkan oleh bapak Ananta Belo (Dinas PUPR Prov.NTB) dan seluruh rangkaian prosesnya Poltekkes Kemenkes Mataram akan didampingi oleh Pengelola Teknik Proyek (PTP) dari Dinas PUPR Prov.NTB
Dalam upaya terhindar dari berbagai permasalahan dalam rangkaian proyek pembangunan, bapak Hilman Azazi (Kejaksaan Tinggi Prov.NTB) menyampaikan materi tentang Tindakan Preventif Terhadap Potensi Penyimpangan dalam Pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Pendidikan, yang selanjutnya diperkuat kembali oleh bapak Dwi Winarno (BPKP Prov. NTB) yang menyampaikan materi terkait Manajemen Risiko.
Materi terakhir disampaikan bapak Izma Nur Choironi dari Kantor DJPB rov. NTB tentang Pembinaan dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Poltekes Mataram.
//humaspoltekkesmataram
Tak pernah lelah mencari rezeki………Dari pagi siang sampai tengah malam
Bagi seluruh civitas akademisi…………Mari sukseskan pembangunan Poltekkes Mataram
galery foto










Tinggalkan komentar