Mataram — Poltekkes Kemenkes Mataram menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Tahun 2026 selama tiga hari, mulai tanggal 8 hingga 9 April 2026. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum diterjunkan ke masyarakat.
Kegiatan pembekalan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS, Direktur Poltekkes Kemenkes Mataram, Dr. dr. Yopi Harwinanda Ardesa, M.Kes, serta narasumber nasional dr. Widyandana, MHPE, PhD, Sp.M(K) dari Universitas Gadjah Mada. Turut hadir pula jajaran pimpinan, Wakil Direktur, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, Dosen Pembimbing Lapangan, serta mahasiswa peserta KKN.
Dalam laporannya, Ketua Panitia KKN Terpadu, Hj. Maruni Wiwin Diarti, S.Si., M.Kes, menyampaikan bahwa KKN Terpadu merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjembatani pembelajaran akademik dengan kondisi nyata di lapangan melalui pendekatan kolaborasi lintas profesi.
“Melalui KKN Terpadu ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilannya secara langsung dalam intervensi kesehatan yang berdampak bagi masyarakat. Program unggulan ‘SEMANGAT’ menjadi langkah nyata dalam mendukung percepatan zero stunting, peningkatan cakupan imunisasi, serta penguatan upaya promotif dan skrining penyakit di masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, sebanyak 828 mahasiswa dari empat jurusan akan diterjunkan ke 80 desa di 13 kecamatan yang tersebar di 5 kabupaten di Provinsi NTB, dengan pendampingan 93 Dosen Pembimbing Lapangan. Kegiatan ini juga mendukung penguatan program prioritas pemerintah daerah serta pengembangan Sentra Unggulan Perguruan Tinggi (SUP) Kanker melalui pendekatan Interprofessional Collaboration.
Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Mataram, Dr. dr. Yopi Harwinanda Ardesa, M.Kes, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat.
“KKN Terpadu ini bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi merupakan wahana pembelajaran nyata yang menuntut mahasiswa mampu berkolaborasi, beradaptasi, dan memberikan solusi atas permasalahan kesehatan di masyarakat. Saya berharap seluruh peserta dapat menjaga nama baik institusi, bekerja secara profesional, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program prioritas kesehatan di Provinsi NTB,” tegasnya.
KKN Terpadu Poltekkes Kemenkes Mataram Tahun 2026 mengusung tema “Sinergi Strategis Poltekkes Kemenkes Mataram dan Pemerintah Daerah Provinsi NTB dalam Mendukung Program Prioritas Kesehatan melalui Percepatan Zero Stunting, Peningkatan Imunisasi, serta Penguatan Upaya Promotif dan Skrining Penyakit KJSU Berbasis Masyarakat.”
Mahasiswa dijadwalkan akan dilepas pada tanggal 10 April 2026 dan selanjutnya melaksanakan kegiatan di lokasi masing-masing. Melalui pembekalan ini, diharapkan seluruh peserta memiliki kesiapan optimal, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap profesional dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. //humaspoltekkeskemenkesmataram














Tinggalkan komentar