Home / Berita / Workshop SEM dan OJS

Workshop SEM dan OJS

 

photo 1

Workshop Analisis Data Penelitian Structural Equation Modeling (SEM) Dan Pendampingan Pengelolaan Manajemen Open Journal System (OJS) Jurnal Kesehatan Prima Poltekkes Kemenkes Mataram  Tanggal: 4 S/D 6 Oktober 2018 dibuka oleh Direktur Poltekkes Mataram dan Laporan Panitia oleh Wadir I.Workshop Structural Equation Modeling (SEM) adalah alat statistik yang dipergunakan untuk menyelesaikan model bertingkat secara serempak yang tidak dapat diselesaikan oleh persamaan regresi linear. SEM dapat juga dianggap sebagai gabungan dari analisis regresi dan analisis faktor. SEM dapat dipergunakan untuk menyelesaikan model persamaan dengan variabel terikat lebih dari satu dan juga pengaruh timbal balik (recursive). SEM berbasis pada analisis covarians sehingga memberikan matriks covarians yang lebih akurat dari pada analisis regresi linear. Program-program statistik yang dapat dipergunakan untuk menyelesaikan SEM misalnya Analysis Moment of Structure (AMOS) atau LISREL.

photo 3SEM mampu menyelesaikan model yang rumit yang sering muncul dalam dunia pemasaran atau bidang konsentrasi yang lain. Model yang akan diselesaikan dengan SEM harus mempunyai dasar teori yang kuat, karena SEM tidak dapat digunakan untuk menyelesaikan model kausalitas imaginer. SEM hanyalah untuk mengkonfirmasi apakah observasi sesuai dengan model teoretis yang telah dibentuk berdasarkan telaah teori yang mendalam. Metode lain yang tidak memerlukan telaah teori adalah Partial Least Square (PLS), sebuah metode alternatif yang berdasarkan variance.  Beberapa alasan menggunakan analisis SEM adalah sebagai berikut:

  1. Model yang dianalisis bertingkat dan relatif rumit, sehingga akan sangat sulit untuk diselesaikan dengan metode jalur analisis pada regresi linear.
  2. Mampu menguji hipotesis-hipotesis yang rumit dan bertingkat secara serempak.
  3. Kesalahan (error) pada masing-masing observasi tidak diabaikan tetapi tetap dianalisis, sehingga SEM lebih akurat untuk menganalisis data kuesioner yang melibatkan persepsi.
  4. Mampu menganalisis model hubungan timbal balik (recursive) secara serempak, di mana model ini tidak dapat diselesaikan dengan analisis regresi linear secara serempak.
  5. Terdapat fasilitas bootstrapping, di mana hal tersebut tidak dapat dilakukan dengan analisis regresi linear.
  6. Untuk jumlah sampel yang relatif besar (di atas 2000) terdapat metode Asymtot Distribution Free (ADF) yang tidak memerlukan asumsi normalitas pada data.
  7. Peneliti dapat dengan mudah memodifikasi model dengan second order untuk memperbaiki model yang telah disusun agar lebih layak secara statistik.
  8. Pendampingan Pengelolaan Manajemen Open Jounal System (OJS)

photo 2Hasil – hasil penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal berkala ilmiah Nasional mulai tahun 2018 diharuskan pengelolaan dan penerbitannya berbasis elektronik (e-journal). Dalam sistem tersebut proses pengindeksan dan dampak ilmiah atau sitasi suatu tulisan dapat diketahui dengan cepat, sehingga manfaat dari suatu karya tulis ilmiah dapat diketahui segera. Peneliti, ilmuwan dan pengelola penerbitan jurnal terbitan berkala di Indonesia umumnya dan di Politeknik Kesehatan Mataram khususnya harus memahami perubahan paradigma ilmiah cetak menjadi elektronik (e-journal). Pengelolaan dan Penerbitan jurnal dapat dilakukan secara online menggunakan sebuah aplikasi yang salah satunya adalah Open Journals Syphoto 4stem (OJS). OJS adalah sebuah Content Management System (CMS) yang dikhususkan untuk pengelolaan jurnal dan penerbitan yang dapat dioperasikan secara fleksibel.  OJS dirancang untuk mengurangi waktu dan energi yang digunakan untuk tugas – tugas administrasi dan manajerial yang berhubungan dengan mengedit jurnal, sekaligus meningkatkan pencatatan dan efisiensi proses editorial. Pemanfaaatan OJS akan dapat meningkatkan kualitas ilmiah dan penerbitan jurnal melalui sejumlah inovasi dan kebijakkan lebih yang transparan sehingga dapat meningkatkan pengindeksan.  Dengan OJS, seorang Manajer Jurnal dapat mengelola sistem penerbitan secara keseluruhan. Pengelolaan Jurnal dilakukan dengan mengisi template dan mengunggah file. Secara umum, Manajer Jurnal akan melakukan pengaturan (setup) jurnal, mendaftarkan Editors, Section Editors, Copyeditor, LayoutEditors, Proofreaders, dan Reviewers, selain itu beberapa tools yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan pengelolaan jurnal juga tersedia seperti sistem komunikasi email antara pengelola, penulis dan reviewer serta pengelolaan statistik jurnal.

     Jumlah Peserta 39 (Tiga Puluh Sembilan) Orang,  Peserta terdiri dari :

  1. Panitia merangkap anggota (Peserta) : 12  orang
  2. Dosen Metodologi Penelitian dan Statistik :   2  orang
  3. Perwakilan Dosen dari masing – masing Program Studi : 20  orang
  4. Narasumber :   2   orang
  5. Moderator :   1    orang
  6. Pengelola Jurnal Jurusan :   2 Orang

Dengan Narasumber :

  1. dr. Hari Basuki, MPH dari Universitas Airlangga sebagai narasumber Analisis data penelitian structural equation modeling (SEM)
  2. Ibrarr Ayatullah, AmdG dari RJI Korwil Pontianak sebagai narasumber dalam pendampingan pengelolaan manajemen open journal system (OJS)

5638total visits,3visits today

 
 

0 Komentar

Anda dapat memberi komentar pertama.

 
 

Beri Komentar